Disambar Petir, Lantai 2 Trinet Jalan Inpres Ludes Terbakar Malam Tadi
29 September 2017

 

PEKANBARU - Warung Internet Trinet dilalap sijago merah dijalan Inpres Kartama Kelurahan Maharatu Kecamatan Marpoyan Damai Pekanbaru, pukul 11.45 wib Kamis 28 September 2017.

Kebakaran tersebut sempat mengagetkan warga jalan inpres Karena peristiwanya terjadi persis sesaat setelah listrik di warnet tersebut padam. 

Sementara pada saat itu, hujan juga turun dengan lebatnya mengguyur wilayah tersebut.

Menurut informasi dari penjaga warnet, sebelum kejadian ada sambaran petir pada sakelar dan menyebabkan lampu warnet tersebut padam.

Api diketahui berawal dari warga yang melihat adanya kebakaran dilantai dua warnet itu "ada kebakaran, ada kebakaran," teriak warga.

"Saya kaget mendengar teriakan warga, dan secara spontan saya lari ke lantai dua dengan membawa  rancun api. Dan berusaha memadamkan api sebelum petugas kebakaran datang," kata Muhamad Zurya dilokasi kejadian.

Pemilik warnet mengalami kerugian jutaan rupiah, perabotan, PC, Keyboard yang berada di lantai dua habis terbakar dan beruntung api tidak sempat merambat ke lantai bawah.

Tiga armada pemadam kebakaran dari Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru diterjunkan langsung dilokasi kejadian. Dan berhasil memadamkan api sebelum menjalar ke lantai bawah ruko tersebut.





Sumber : riausky.com


 

Medan Dilanda Hujan Disertai Angin dan Petir dari Pagi Hingga Siang 
29 September 2017

 

MEDAN - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan mengeluarkan peringatan dini kondisi cuaca di Medan, Jum'at 29 September 2017.

"Peringatan dini cuaca di medan pukul 07.50 WIB, berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pukul 08.20 WIB. Kondisi ini akan berlangsung hingga pukul 11.00 WIB." unkap Kepala Bidang Data dan informasi BMKG Wilayah I Medan Syahnan via pesan WhatsApp sesaat lalu.

Diutarakannya, tak hanya Medan, cuaca buruk seperti itu juga terjadi di sejumlah daerah lainnya Sumatera Utara.

Seperti Deli Serdang, Langkat, Binjai, Serdang Badagai, Karo, Simalungun, Dairi, Pak-pak Bharat, Asahan, Batubara dan sekitarna. Bahkan, meluas ke sebagian wilayah Humbahas, Tapteng, Tobasa.

Sementara, berdasarkan pantauan di lapangan saat ini hujan sedang tengah terjadi. Namun, tidak disertai angin maupun petir.

Hujan intensitas sedang itu terjadi sejak subuh tadi, sekira pukul 05.30 WIB.




Sumber : gosumut.com


 

Masuki Pancaroba, Warga Ciayumajakuningan Diimbau Waspadai Petir
28 September 2017


CIREBON, (PR) - Memasuki pekan ke-4 September 2017, Wilayah Ciayumajakuningan (Cirebon,Indramayu,Majelengka,Kuningan) memasuki masa pancaroba (peralihan) dari musim kemarau ke musim penghujan. Warga pun diimbau untuk mewaspadai hujan lebat dengan durasi singkat dan sambaran petir.

Menurut forecaster BMKG Stasiun Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Ahmad Faa Izyn, saat ini sudah memasuki masa pancaroba, ditandai dengan adanya hujan, dengan durasi singkat.

Menurut dia, guyuran hujan di sejumlah wilayah Kota dan Kabupaten Cirebon serta sekitarnya, Rabu kemarin, menandai masa pancaroba itu. "Puncak musim kemarau di Wilayah Ciayumajakuningan sudah terlewati pada 21 September 2017 lalu dengan suhu maksimum mencapai 37,5 derajat C. Dan saat ini mulai memasuki masa pancaroba, "katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis 28 September 2017.

Dikatakannya, puncak musim kemarau di Wilayah Ciayumajakuningan, lebih cepat dari prakiraan sebelumnya. Adapun diperkirakan sebelumnya puncak musim kemarau baru akan terjadi pada akhir September hingga Awal Oktober 2017.

"Prakiraan awal,puncak musim kemarau memang akhir September sampai awal Oktober. Namun karena ada gangguan cuaca regoional, puncak musim kemarau lebih cepat terjadi," tutur Faiz.

Dia mengatakan, untuk musim hujan, diperkirakan akan terjadi pada pertengahan Oktober untuk Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka selatan. Sedangkan di wilayah Kabupaten Majalengka utara, Cirebon dan Indramayu, musim hujan diprakirakan terjadi pada akhir November samapai akhir Oktober.

Faiz mengungkapkan, selama masa pancaroba, masyarakan diimbau untuk mewaspadai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dengan durasi singkat. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk mewaspadai sambaran petir.

Faiz menambahkan, seiring berakhirnya musim kemarau, suhu udara di Wilayah Ciayumajakuningan juga mulai turun. Saat ini, suhu udara maksimumnya hanya 33-34 C. "Suhu udara turun karena hujan dan banyak awan,"tuturnya.




Sumber : pikiran-rakyat.com


 

Waspada Cuaca Ekstrem : Hujan, Petir dan Angin Kencang Ancam Bandung
Kamis, 28 September 2017

 

TRIBUNJABAR.CO.ID, Bandung - Masyarakat dihimbau untuk waspada menghadapi cuaca ekstrem yang kerap muncul menjelang datangnya musim penghujan.

Musim hujan di Jawa Barat diprediksi akan dimulai berbeda di tiap daerah, mulai September hingga Desember.

Namun, sebelum itu, hujan lebat disertai petir dan angin kencang biasanya akan terjadi sesekali, seperti yang terjadi di Bandung dan sekitarnya beberapa hari terakhir.

Tony Agus Wijaya, kepala stasiun Geofisika Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Bandung, mengatakan pengingkatan volume hujan yang terjadi pada masa peralihan musim ini adahal gejala yang normal.

Menurut Tony, kondisi baru dikatakan masuk musim penghujan jika curah hujan dalan periode 10 hari sudah lebih dari 50 milimeter.

"Curah hujan yang terjadi beberapa hari terakhir ini belum memenuhi kriteria tersebut, "ujar Tony kepada Tribun melalui Telepon, Rabu (27/9).

Cuaca ekstrem pada musim peralihan ini, menurut Tony, juga  ditandai oleh kerap terjadinya perubahan cuaca secara tiba-tiba.

"Misalkan saat pagi cerah, tiba-tiba hujan ringan berlanjut dengan hujan sedang siang atau sore hari. Biasanya durasinya singkat, dan ini rutin terjadi pada masa peralihan," ujarnya.

Semakin mendekati musim penghujan, kata Tony, potensi cuaca ekstrem akan semakin besar.

"Petir dan angin kencang biasanya akan mengiring hujan yang turun lebat tapi durasinya singkat," ujarnya.

 

 


 

 

Petani Tewas Tersambar Petir Ketika Panen



MADIUN : Seorang petani warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, tewas akibat terkena sambaran petir di areal persawahan desa setempat, Selasa. Kasie Humas Kepolisian Sektor Pilangkenceng, Aiptu Imam Suhada, mengatakan, korban tewas tersebut adalah warga yang bernama Suryo Riyanto. Peristiwa ini terjadi pada Selasa petang saat hujan deras mengguyur wilayah desa tersebut. "Korban tewas setelah tersambar petir saat memanen padi di sawah miliknya di desa setempat," ujar Aiptu Imam kepada wartawan.

Menurut dia, saat kejadian berlangsung, korban sedang berada di sawah yang merupakan areal terbuka dengan dua rekannya, Yatno dan Sudar. Ketiga petani ini sedang menaikkan gabah ke sebuah mobil pick up bernomor polisi AE-9671-E untuk dibawa pulang ke rumah. Tiba-tiba ada petir menyambar dan korban langsung tersungkur ke tanah. Beruntung kedua rekannya berada cukup jauh dengan korban, sehingga tidak ikut tersambar petir. Melihat Suryo terjatuh, kedua rekannya langsung meminta tolong warga desa sekitar. Mereka akhirnya membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Caruban untuk mendapatkan pertolongan medis dan melapor ke kantor polisi terdekat. Namun, nyawa korban tak dapat diselamatkan. "Ternyata, korban sudah meninggal saat dibawa ke rumah sakit terdekat. Berdasarkan hasil otopsi petugas, sejauh ini tidak diemukan tanda-tanda kekerasan apa pun," terang Imam.

Selain itu, diketahui pada bagian punggung korban, terlihat gosong yang diduga akibat sambaran petir. Jenazah korban akhirnya diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan di pemakaman umum setempat. "Korban murni tewas akibat sambaran petir. Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu waspada saat beraktivitas di luar rumah yang bertepatan dengan turunnya hujan. Sebab hal tersebut rawan bencana alam," kata dia. (Antara/msb)


 

Enam Rumah Rusak Di Sambar Petir

CIAMIS - Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi di Kecamatan Baregbeg, namun kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Hal tersebut di sebabkan oleh sambaran petir yang terjadi di wilayah Ciamis Jawa Barat, kurang lebih enam rumah warga rusak parah. Rumah warga yang mengalami kerusakan terparah diketahui milik Abdul Karim. Tidak hanya barang elektronik yang rusak dan tidak dapat dipergunakan, perabot lain yang terbuat dari kayu dan plastik pun hangus terbakar.

Selain merusak perabot dan peralatan, sambaran petir juga menjebol jendela belakang rumah. Beruntung sambaran petir tidak mengenai pemilik rumah yang saat kejadian sedang berada di dalam kamar. Diperkirakan sambaran petir terlebih dahulu menyambar antena televisi di atas rumah Abdul Karim kemudian arus petir tersebut menjalar ke dalam dan merusak perabot. Sambaran petir yang hanya berlangsung dalam hitungan detik itu juga merusak lima rumah lainnya di sekeliling kediaman Abdul Karim. Namun tidak semua perabot di lima rumah tersebut rusak. Hanya barang elektronik saja yang sebagian besar tidak bisa digunakan lagi. Aliran listrik rumah warga juga putus pasca kejadian ini.


 

Badai Angin Dan Petir Hempaskan Florida

FLORIDA - Wilayah Florida merupakan daerah pertanian dibagian Amerika yang kaya akan hasil pertanian dan ternakFLORIDA - Wilayah Florida merupakan daerah pertanian dibagian Amerika yang kaya akan hasil pertanian dan ternak, Florida banyak menyumbangkan Devisa bagi negara tersebut, tetapi Florida juga kaya akan keganasan alamnya.

Berupa hujan angin disertai petir, beberapa waktu lalu badai petir telah menyapu sedikitnya 50 rumah hancur dan memporak porandakan fasilitas umum yang ada di sana. Pohon tumbang dan rumah terhempas bagaikan jerami kering yang tertiup angin, paling ringan kaca rumah pecah. Sedikitnya 3 orang dilarikan kerumah sakit, dari informasi yang diterima pada saat itu Florida sedang berada di bawah pusat badai, dengan begitu ganasnya Florida bagaikan berada di neraka. Peringatan akan badai sebenarnya telah berbunyi pada awal malam tetapi kejadian tersebut sangat cepat sekali. Badai hujan, angin dan petir segera menerjang Florida dan sekitarnya.Sulitnya fasilitas jalan menghambat bantuan untuk bisa masuk ke area yang terlanda bencana. Banyak Polisi yang mengatur dan menyarankan agar kendaraan tidak berhenti pada area yang tergenang air karena petir massih sering terdengar, dikhawatirkan petir akan menyambar pada area yang tergenang air tersebut.


 

Petir Kirim 77 Pasukan Angkatan Udara Ke Rumah Sakit

SHELBY - Sebanyak 77 orang anggota Taruna Angkatan Udara cidera ringan, hal ini terjadi bukan karena terjadi perang. Kejadian ini dikarenakan para Taruna Angkatan Udara yang sedang melakukan pelatihan bersama terkena sambaran petirSHELBY - Sebanyak 77 orang anggota Taruna Angkatan Udara cidera ringan, hal ini terjadi bukan karena terjadi perang. Kejadian ini dikarenakan para Taruna Angkatan Udara yang sedang melakukan pelatihan bersama terkena sambaran petir yang terjadi di pusat perkemahan Shelby. Meskipun tidak ada yang mengalami cedera serius akan tetapi tetap dilakukan evaluasi medis dengan serius. Dua orang anggota Taruna di bawa dengan mobil ambulan sedangkan 75 orang lainnya di bawa menggunakan bus, dalam siaran pers Angkatan darat mengatakan bahwa para anggota Taruna tersebut di bawa ke rumah sakit setelah serangan akibat petir jam 2 siang waktu setempat, 4 orang anggota Taruna tersebut berada sangat dekat ketika terjadi sambaran petir tetapi kami tetap merespon kondisi para anggota Taruna, kata juru bicara Angkatan Udara.

Direktor Operasi Darurat Steed Terry mengatakan kepada National Weather Service bahwa tidak ada anggota Taruna yang terkena sambaran petir secara langsung, petir mengenai tiang listrik di dekat tenda mereka. tetapi semua anggota taruna telah dibawa ke rumah sakit sebagai tindakan pencegahan. Para anggota Taruna Angkatan Udara tersebut di bawa ke Forrest General Hospital.

Perkemahan Shelby yang berada di dekat Hattiesburg merupakan pusat pelatihan terbesar milik negara, wilayah itu terletak sekitar 136.000 hektar memotong bukit selatan mississippi dan melewati hutan pinus meliputi kota-kota tiruan yang dibuat khusus agar terlihat seperti wilayah Iraq dan Afganistan agar para Tentara berlatih seperti layaknya sungguhan. Tentara dan penerbang yang berasal dari seluruh negara berlatih di sana tiap tahun dan puluhan ribu tentara Garda Nasional dari seluruh negeri telah di siapkan disana untuk misi perang Iraq dan Afganistan.


 

Badai Petir Yang Menyala Di Canberra

Serangkaian badai petir terlihat di Canberra Australia pada Rabu pagi waktu setempat. Layanan darurat telah menerima lebih dari 190 panggilan untuk meminta bantuan setelah badai petirAUSTRALIA - Serangkaian badai petir terlihat di Canberra Australia pada Rabu pagi waktu setempat. Layanan darurat telah menerima lebih dari 190 panggilan untuk meminta bantuan setelah badai petir menghantam canberra semalaman. Penduduk Canberra Australia telah menggambarkan badai petir sebagai salah satu guntur paling spektakuler yang menunjukkan kilat.

" Saya sudah di Canberra sejak tahun 1952 dan saya pikir saya akan memberikan sabuk hitam pada kejadian semalam" kata seorang warga 666 ABC Canberra. Kepala Petugas Layanan Darurat Negara ACT mengatakan meskipun intensitas badai belum terjadi namun kerusakan sangat signifikan. " Sebagian besar telepon bertujuan untuk permasalahan air yang datang melalui langit-langit rumah dan menenggelamkan basement mereka".

Sean Carson dari Biro Meteorlogi mengatakan curah hujan yang resmi di data sekitar 45 milimeter di Canberra, namun lebih bervariasi secara dramatis di seluruh wilayahnya. " Sebuah tempat yang disebut Mountain View hanya ke Selatan-Timur Braidwood memiliki curah juna 117 milimeter". Hembusan angin mencapai 70 kilometer per jam, dan badai petir dan curah hujan akan diperkirakan lebih tinggi perubahannya hingga sore ini. ActewAGL mengatakan selama puncak badai terjadi sekitar 5000 rumah tanpa listrik karena pohon yang jatuh terkena sambaran petir mengenai kabel listrik.


 

Pesawat Tersambar Sambaran Petir

Sebuah pembajakan pesawat terbang oleh sambaran petir yang meyebabkan didaratkan kembali pesawat tersebutPAKISTAN - Sebuah pembajakan pesawat terbang oleh sambaran petir yang meyebabkan didaratkan kembali pesawat tersebut, seperti yang terjadi di Pakistan. Sebuah penerbangan Sialkot Pakistan International Airlines (PIA) di serang oleh petir, tetapi untungnya dapat didaratkan dengan selamat di Bandara Lahore pada saat itu.

Menurut sumber mengatakan, penerbangan PK396 terkena sambaran petir dekat Lahore satu jam setelah lepas landas dari karachi Bandara International Jinnah untuk Sialkot. Mereka menyebutkan sambaran petir tidak menimbulkan kerusakan signifikan, namun sistem internal elektronik pesawat tersebut sebagian terganggu akibat sambaran petir. Karena ketanggapan pikiran dan keahlian dari Pilot yang luar biasa, Pilot tersebut mengendalikan situasi yang tak terduga dan dapat mendaratkan pesawat di bandara Lahore, untuk mencegah tragedi besar dan menjaga semua penumpang aman.